Peranan dan Cara Penularan Virus

oleh -58 views
Sumber: bode-science-center.com
Hosting Unlimited Indonesia

Peranan Virus

Virus memiliki dampak positif dan negatif.

  1. Dampak negatif: menimbulkan penyakit pada tumbuhan, hewan, dan manusia.
  2. Penyakit akibat virus pada tumbuhan: virus CVPD (citrus vein phloem degeneration) → pohon jeruk, PYDV (potato yellow dwarf virus) → taman kentang, TMV (tobacco mosaic virus) → daun tembakau, virus tungro → tanaman padi.
  3. Penyakit akibat virus pada hewan: NCDV (new castle disease virus) → tetelo pada unggas, virus penyakit kuku dan mulut → ternak sapi/kerbau, rhabdovirus → rabies pada anjing/kucing, virus H5N1 → flu burung.
  4. Penyakit akibat virus pada manusia: myxovirus A → flu, coronavirus → SARS, virus herpes → herpes, poliovirus → poliomielitis, varicella-zoster → cacar air, retrovirus HIV (human immunodeficiency virus) → AIDS, poxvirus → cacar, virus hepatitis → hepatitis, virus DHF → demam berdarah, adenovirus → infeksi saluran pernapasan.
  5. Dampak positif: sebagai ssarana pengembangan Iptek (biologi sel, imunologi, genetika), sebagai viroterapi untuk pengobatan kanker dan terapi gen, sebagai partikel organik dalam nanoteknologi, sebagai tempat produksi protein untuk industri/penelitian, sebagai pestisida biologi.

Cara Penularan Virus dan Usaha Pencegahan

Virus menular melalui media berikut ini.

  1. Kontak kulit: virus herpes.
  2. Darah: HIV, virus ebola, virus hepatitis.
  3. Gigitan hewan: virus rabies.
  4. Saluran pernapasan/ludah: virus flu (myxovirus A), virus cacar air (varicella-zoster).
  5. Saluran pencernaan: rotavirus, coronavirus, poliovirus, virus hepatitis, adenovirus.
  6. Hubungan seksual: HIV, virus herpes, HPV (virus papiloma).
  7. Mata: adenovirus, virus herpes.

Upaya pencegahan penyakit akibat virus adalah sebagai berikut :

a. Sistem Pertahanan Tubuh Alami (Sistem Imun)

  1. Sel yang tahan virus akan menahan virus agar tidak menyebar ke sel yang lainl.
  2. Program bunuh diri sel saat terjadi infeksi virus sehingga daur reproduksi virus berhenti.
  3. Memiliki sel darah putih limfosit B (penghasil antibodi yang menonaktifkan virus) dan sitotoksik T (yang mengenali dan memusnahkan virus).

b. Sistem Pertahanan Tubuh Buatan

  1. Imunisasi: pemberian serum (plasma darah) yang mengandung antibodi virus tertentu.
  2. Vaksinasi: pemberian vaksin yang berasal dari virus yang dilemahkan (nonaktif) atau isolat protein virus. Contoh penemu vaksin: Edward Jenner (1796) menemukan vaksin virus cacar (smallpox), Jonas Salk (1952) menemukan vaksin polio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *