Pentingnya Parenting Education Bagi Orang Tua di Jaman Millenial Seperti Sekarang ini

by -155 Views
Hosting Unlimited Indonesia

Meskipun sudah menjadi orang tua, banyak lho Ayah Ibu yang belum paham betul mengenai makna parenting. Saat ini memang banyak sekali seminar-seminar parenting bertebaran di media sosial, baik yang dilakukan oleh para influencer maupun lembaga resmi. Tema mengenai parenting memang gurih untuk dibahas. Namun mengenai arti dan makna parenting sesungguhnya, banyak yang belum tahu. Padahal, bekal parenting wajib dimiliki oleh orang tua dan calon orang tua.

Apa Itu Parenting

Parenting diambil dari sebuah kata bahasa Inggris yaitu ‘parent’, arti kata tersebut merujuk pada orang tua. Sedangkan dalam bahasa Inggris, kata imbuhan ing memiliki arti ‘kata kerja’ yang maknanya sedang melakukan sesuatu. Jadi jika dilihat dari makna parenting berdasarkan kosakata aslinya, artinya dari parenting adalah orang yang sedang melakukan atau mengerjakan aktivitas sebagai orang tua. Selanjutnya kata parenting berdasar makan atau arti merupakan ilmu tentang mengasuh, membimbing, serta mendidik anak dengan cara baik dan benar. Orang tua merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya, oleh karena itu sebelum membimbing dan mengasuh anak, orang tua harus memiliki ilmu terlebih dahulu.

Prinsip Parenting

Anak bagaikan lembaran putih kosong yang dapat dihias dengan berbagai coretan atau tulisan. Coretan tersebut dapat menjadi indah atau justru tidak beraturan tergantung dari orang tua dan pola asuh yang diterapkan.

Berikut ini beberapa prinsip parenting yang dapat diterapkan untuk menjadikan anak sebagai seseorang yang berkarakter positif.

  • Menjadi Teladan yang Baik

Keteladanan orang tua sangat dibutuhkan oleh anak di era sekarang. Terlebih saat ini ancaman konten negatif dapat masuk kapan saja melalui media sosial. Oleh karena itu, orang tua perlu memberikan teladan yang baik dalam bertutur dan bersikap. Jika orang tua mampu menjadi teladan yang baik, maka karakter yang terbangun pada anak akan menjadi positif juga.

  • Tidak Memanjakan Anak

Sayang pada anak merupakan sesuatu yang wajar, namun jangan sampai rasa sayang yang berlebihan berbalik menjadi memanjakan. Anak yang terlalu dimanja oleh orang tua tidak akan tumbuh menjadi anak yang mandiri dan percaya diri.

  • Berikan Quality Time

Meskipun orang tua memiliki waktu 24 jam bersama anak, namun jika tidak berkualitas, tidak akan menghasilkan apa-apa. Berbeda jika orang tua meluangkan waktu khusus pada anak, maka anak akan merasa mendapatkan perhatian yang cukup. Ia akan tumbuh menjadi sosok yang berkelakuan baik karena mendapat kasih sayang dan perhatian yang cukup dari orang tua.

“Memahami Peran Penting Dalam Petualangan Menjadi Orang Tua: Pandangan Terhadap Parenting yang Positif”

Parenting, atau menjadi orang tua, adalah perjalanan yang penuh tantangan dan kebahagiaan. Peran ini bukan hanya tentang memberikan nafkah secara materi, tetapi juga membangun ikatan emosional, mendidik, dan membimbing anak-anak menuju masa depan yang cerah. Dalam konteks ini, penting untuk merangkum aspek-aspek kunci dari parenting yang positif dan bermanfaat.

  1. Komunikasi yang Efektif: Fondasi Kuat Hubungan Orang Tua-Anak

Komunikasi yang baik merupakan kunci keberhasilan dalam parenting. Mendengarkan dengan penuh perhatian, memberikan dukungan emosional, dan membuka ruang untuk dialog membantu membangun hubungan yang kuat antara orang tua dan anak. Komunikasi terbuka menciptakan lingkungan di mana anak-anak merasa nyaman berbicara tentang pengalaman dan perasaan mereka.

  1. Disiplin Positif: Mendidik dengan Kasih dan Konsistensi

Disiplin yang positif melibatkan pembelajaran dan pertumbuhan daripada hukuman semata. Ini mencakup memberikan penjelasan tentang konsekuensi tindakan, memahami perspektif anak, dan menetapkan batasan dengan konsisten. Pendekatan ini tidak hanya mengajarkan tanggung jawab, tetapi juga membangun kepercayaan diri anak.

  1. Melibatkan Diri dalam Pengasuhan: Aktivitas Bersama untuk Membangun Koneksi

Penting bagi orang tua untuk terlibat aktif dalam kehidupan anak-anak mereka. Berpartisipasi dalam kegiatan bersama, seperti membaca buku, bermain game, atau berbicara tentang hari mereka, menciptakan ikatan yang erat. Melalui keterlibatan ini, orang tua dapat memahami minat dan kebutuhan anak-anak mereka.

  1. Menyediakan Lingkungan Positif: Rumah Sebagai Tempat Pertumbuhan

Rumah merupakan tempat pertama di mana anak-anak belajar tentang dunia. Menyediakan lingkungan yang positif dengan memberikan dukungan, kasih sayang, dan keseimbangan antara kebebasan dan batasan membantu anak-anak merasa aman untuk mengeksplorasi dan tumbuh.

  1. Model Perilaku Positif: Menjadi Teladan yang Baik

Orang tua adalah model utama bagi anak-anak. Oleh karena itu, penting untuk menunjukkan perilaku positif, termasuk cara mengelola stres, berkomunikasi dengan efektif, dan menyelesaikan konflik. Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua, sehingga menjadi teladan yang baik adalah kunci untuk membentuk nilai-nilai positif.

Penutup: Mengarungi Perjalanan Indah Parenting

Parenting adalah sebuah petualangan yang tidak pernah berakhir, penuh dengan tawa, tangis, dan momen-momen berharga. Dengan memahami peran dan tanggung jawab sebagai orang tua, serta menerapkan pendekatan positif dalam mendidik anak, setiap langkah dalam perjalanan ini dapat menjadi pengalaman yang bermakna. Memberikan cinta, dukungan, dan arahan yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak adalah investasi terbesar dalam membentuk generasi mendatang yang tangguh dan berdaya saing.

No More Posts Available.

No more pages to load.