Organ Pada Tumbuhan

oleh -73 views
Sumber: toppr.com
Hosting Unlimited Indonesia

Pada umumnya tumbuhan terdiri dari beberapa organ seperti akar, batang, daun, dan bunga.

  1. Akar

Fungsi : menyerap air dan mineral dari dalam tanah, memperkokoh berdirinya batang, menympan cadangan makanan, dan alat perkembangbiakan vegetatif.

Stuktur morfologi : batang akar, cabang akar, rambut akar, dan tudung akar (kaliptra)

Stuktur anatomi dari luar ke dalam : epidermis, korteks, endodermis, dan stele.

  1. Batang

Fungsi : mentransportasikan air, mineral, dan makanan hasil fotosintesis, sebagai penyangga daun, bunga, dan buah, tempat menyimpan cadangan makanan, dan alat perkembangan vegetatif.

Stuktur morfologi : ada 3 tipe, yaitu kalamus (rumput), herba, dan berkayu.

Stuktur anatomidari luar ke dalam : epidermis, korteks, dan stele (silinder pusat). Pada batang monokotil, korteks dan stele tertutup oleh berkas pembuluh yang tersebar acak ; pada batang dikotil, stele tersusun dari jaringan primer, yaitu xilem dan floem primer, kambium vaskular, dan empulur, serta jaringan sekunder, yaitu xilem dan floem sekunder, gabus (felem), dan kambium gabus (felogen). Berkas pembuluh tersusun teratur.

  1. Daun

Fungsi : melakukan fotosintesis, menyimpan makanan, alat transpirasi, dan alat perkembang biakan vegetatif.

Stuktur morfologi : helai daun (lamina), tangkai daun (petiolus), dan pelepah daun (folius).

Stuktur anatomi : epidermis atas, parenkima (mesofil daun, terdiri atas jaringan palisade dan jaringan spons), berkas pengakut (xilem dan floem), dan epidermis bawah.

  1. Bunga

Fungsi : perkembangbiakan generatif.

Stuktur morfologi : kelopak sebagai pelindung kuncup bunga, mahkota sebagai alat perhiasan, benang sari sebagai alat perkembangbiakan jantan, dan putik sebagai lat perkembangbiakan betina.

  1. Perbedaan anatomi tumbuhan monokotil dan dikotil ditunjukan pada tabel berikut.

Tabel perbdaan anatomi tumbuhan monokotil dan dikotil

Organ

Monokotil

Dikotil

akar xilem dan floem tersusun berselang-selang xilem terletak di pusat akar, floem terletak di luar xilem.
batang ikatan pembuluh tersebar, tidak memiliki kambium, anatomi batang tua dan muda sama. ikatan pembuluh dalam susunan lingkaran atau berseling radikal, memiliki kambium, pada batang tua empulurnya menghilang
daun tidak memilki parenkima palisade memiliki parenkima palisade

Sel tumbuhan memilki sifat totipotensi yang dapat dimanfaatkan untuk perbanyak tanaman dengan teknik kultur jaringan, yaitu menumbuhkan sel atau jaringan pada medium nutrien dalam kondisi aseptik. Jaringan yang dikultur disebut ekspan. Ekspan umumnya diambil dari jaringan ujung akar, ujung batang, dan ujung kuncup aksilar (ketiak daun). Kultur jaringan menghasilkan tanaman identik dalam jumlah banyak dalam waktu relatif singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *