Objek dan Ruang Lingkup Geografi

oleh -173 views
Objek dan Ruang Lingkup Geografi
Hosting Unlimited Indonesia

Objek Geografi

Setiap disiplin ilmu memiliki kajian objek yang mungkin sama. Objek yang dimaksud adalah kajian yang menjadi focus dari suatu disiplin ilmu. Geografi sebagai salah satu dari disiplin ilmu memiliki 2 objek sebagai berikut:

1. Objek material

Menyangkut materi/isi yang dikaji oleh suatu ilmu pengetahuan. Objek material geografi adalah gejala geosfer. Gejala geosfer meliputi gejala yang terjadi pada atmosfer, litosfer, hidrosfer, antroposfer, dan biosfer.

2. Objek formal

Berhubungan dengan cara melakukan pendekatan terhadap objek material. Yang membedakan antara berbagai disiplin ilmu adalah objek formalnya. Objek formal geografi adalah cara memandang segala gejala yang terjadi pada geosfer dengan sudut pandang kelingkungan/kewilayahan dalam konteks keruangan. Geografi menekankan kepada persebaran gejala geosfer yang terjadi di permukaan bumi. Mengapa gejala tersebut terjadi “di situ” tidak terjadi “di sana”?

 

Ruang Lingkup Geografi

Ruang lingkup geografi sama luasnya dengan objek yang dikaji oleh geografi yakni meliputi aspek ilmiah (fisik) dan aspek insaniah (sosial/manusia). Aspek alamiah meliputi segala gejala yang terjadi pada permukaan bumi yang disebabkan oleh peristiwa alam (longsor, banjir, gempa, cuaca-iklim, dan sebagainya), sedangkan aspek sosial adalah gejala yang disebabkan oleh interaksi manusia dengan manusia lain atau interaksi manusia dengan alam (kelaparan, migrasi, penduduk, perdagangan, dan sebagainya).

Semua fenomena yang terjadi di permukaan bumi atau fenomena di luar bumi apabila memengaruhi makhluk hidup yang ada di bumi dapat dikaji oleh geografi. Dalam mengkaji permasalahan yang terjadi di permukaan bumi, geografi mengajukan pertanyaan “what, where, why, when, dan, how” tentang gejala yang terjadi tersebut. Menurut Roads Murphey ruang lingkup geografi meliputi:

  1. Persebaran dan keterkaitan penduduk di muka bumi.
  2. Interelasi/hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan fisik.
  3. Kerangka wilayah dan anilisis wilayah secara khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *