Menstruasi, Kehamilan, dan Kelahiran

oleh -30 views
Sumber: medicalnewstoday.com
Hosting Unlimited Indonesia

Menstruasi

Menstruasi dapat di atrikan sebagai luruhnya ovum yang tidak di buahi beserta lapisan dinding uterus yang terjadi secara periodik.Peristiwa menstruasi pada seseorang wanita dewasa, sehat, dan tidak hamil dapat terjadi setiap sebulan sekali secara teratur.

Menjelang menstruasi seorang wanita biasanya mengalami kondisi yang tidak nyaman di sebut Pre – menstrual syndrome (PMS)  yang di tandai dengan terjadinya perubahan emosi seperti mudah marah, depresi, dan sulit tidur, timbulnya gangguan pencernaan seperti mual, muntah, sulit buang air besar, terjadinya peningkatan berat badan, timbulnya jerawat, serta pusing.

Dua ovarium wanita usia subur dapat menghasilkan masing – masing satu ovum, dan satu ovarium melepaskan satu gamet yang matang setiap 28 hari. Siklus di hasilkan dan di lepaskannya ovum matang di sebut siklus menstruasi.

Siklus menstruasi di bedakan menjadi 4 fase yaitu :

  1. Fase menstruasi, berlangsung ± 3 – 5 hari. Hormon yang berperan pada fase ini adalah estrogen dan progesteron.
  2. Fase praovulasi, berlangsung dari hari ± 6 – 13. Hormon yang berperan pada fase ini adalah FSH dan LH.
  3. Fase ovulasi, umumnya terjadi pada hari ke – 14. Hormon yang berperan pada fase ini adalah LH.
  4. Fase pascaovulasi, umumnya berlangsung dari hari ke – 15 – 28. Hormon yang berperan pada fase ini adalah LH.

Kehamilan

Kehamilan adalah serangkaian poses perubahan pada jaringan atau organ tubuh seorang wanita akibat perkembangan janin di dalam uterus. Priode ini di mulai dari proses pembuahan pada saluran kelamin, melekatnya embrio pada endometrium, sampai terjadinya proses kelahiran bayi.

a. Tanda Kehamilan

Beberapa hal yang dapat di gunakan sebagai tanda kehamilan adalah sebagai tanda kehamilan adalah sebagai berikut.

  • Darah dan urine pada perempuan yang hamil mengandung hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang merangsang aktivitas ovarium dan pembentukan plasenta.
  • Tidak mengalami menstruasi.
  • Timbulnya rasa mual dan muntah pada pagi hari (terutama) pada bulan pertama kehamilan.
  • Mengidam.
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil akibat tertekannya kandung kencing oleh rahim yang membesar.
  • Payudara membesar.

b. Periode Kehamilan

Masa kehamilan dapat di bagi dalam tiga periode , yaitu trimester I,II,dan III.

  • Trimester I : periode ini merupakan periode 3 bulan pertama yang berlangsung pada saat usia kehamilaan 0 – 12 minggu. Pada periode ini terjadi awal pembentukan organ – organ tubuh janin.
  • Trimester II : periode ini merupakan periode ketika kehamilan berusia 12 – 28 minggu. Pada periode ini organ – organ tubuh janin telah terbentuk secara lengkap meskipun belumsempurna.
  • Trimester III, periode ini merupakan periode ketika kehamilan berusia 28 – 42 minggu. Pada periode ini terjadi penyempurnaan organ tubuh janin.

Pada saat usia kehamilan 16 minggu, di dalam rahim ibu terbentuk plasenta. Plasenta berbentuk bulat dengan diameternya sekitar 15 – 20 cm dan tebalnya sekitar 25 cm. Plasenta di lengkapi oleh tali pusat yang panjangnya sekitar 50 cm, berfungsi sebagai penghubung antar sistem peredaran darah ibu dengan sistem peredaran darah janin.

Selain plasenta, di temukan juga air ketuban. Beberapa komponen air ketuban adalah air, garam anorganik, lemak, dan rambut halus janin. Air ketuban mempunyai beberapa fungsi, yaitu : meindungi janin dari benturan, menjaga temperatur tubuh janin, memberi ruang gerak janin agar dapat bergerak secar bebas, dan melancarkan proses persalinan.

c. Hormon – hormon yang Berperan Selama Masa Kehamilan

Hormon – hormon yang berperan penting selama masa kehamilan adalah sebagai berikut.

  • Estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini di produksi oleh korpus leteum sampai kehamilan bulan ke – 3 dan ke – 4. Fungsi korpus luteum secara berangsur – angsur di gantikan oleh plasenta.
  • Prolaktin : yaitu hormon yang merangsang kerja kelenjar susu untuk memproduksi susu dan pada saat di butuhkan siap berfungsi.
  • Hormon HCG (Human Chorionic Gunadotropin). Hormon ini terdapat pada urine sehingga di gunakan untuk tes kehamilan.

Kelahiran

Setelah mengalami masa kehamilan sekitar 40 minggu, ibu hamil kemudian menjalani proses kelahiran (persalinan) untuk mengeluarkan janin yang di kandungnya.

Pada proses kelahiran, hormon yang berperan penting adalah sebagai berikut.

  1. Hormon estrogen : berfungsi untuk mengatasi pengaruh hormon progesteron yang menghambat kontraksi dinding rahim.
  2. Hormon prosteglandin, berfungsi untuk mengatasi pengaruh hormon progesteron
  3. Hormon relaksin : berfungsi mempengaruhi perenggangan (fleksibilitas) otot pada sinfisis pubis untuk memudahkan kelahiran.
  4. Hormon oksitosin, mempengaruhi kontraksi dinding uterus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *