Gerak Pada Makhluk Hidup

oleh -54 views
Sumber: en.calameo.com
Hosting Unlimited Indonesia

Gerak merupakan salah satu bentuk reaksi terhadap rangsangan. Gerak pada tumbuhan dan hewan berbeda karena tumbuhan tidak mempunyai alat khusus untuk bergerak, sedangkan hewan umumnya mempunyai alat. Mikroorganisme bergerak dengan cara tertentu.

Gerak pada Tumbuhan

Berdasarkan macam rangsangnya, gerak pada tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi gerak autonom (endonom), gerak esionom, dan gerak higroskopis.

  • Gerak Autonom

Gerak autonom belum diketahui secara jelas penyebabnya, diduga berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri. Contohnya, gerak plasma sel.

  • Gerak Esionom

Gerak esionom dipengaruhi rangsang dari luar. berdasarkan geraknya, esionom dibedakan menjadi tiga yaitu Tropisme (Gerak tumbuh pada tumbuhan menjauhi atau mendekati rangsangan, seperti geotropisme, fototropisme, hidrotropisme, dan tigmotropisme), Taksis (Gerak tumbuhan/bagian tumbuhan yang berpindah tempat untuk menuju atau menjauhi arah datangnya rangsang, seperti kemotaksis dan fototaksis), dan Nasti (Gerak bagian tumbuhan sebagai reaksi terhadap rangsangan dari luar yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh rangsangan, seperti seismonasti, niktinasti, termonasti, dan nasti kompleks).

  • Gerak Higroskopis

Gerak higrokopis ialah gerak bagian tumbuhan karena pengaruh perubahan kadar air dari sel-selnya sehingga terjadi pengerutan tidak sama. Contohnya, pecahnya buah polong yang sudah mengering.

Gerak pada Hewan

Hewan bergerak dengan menggunakan alat gerak khusus, contohnya Colenterata bergerak dengan menggunakan tentakel, Mollusca bergerak dengan menggunakan kaki otot, masih ada berbagai contoh pada hewan invertebrata. Pada vertebrata terdapat tulang sebagai alat gerak. Otot sebagai alat gerak aktif sedangkan tulang sebagai alat gerak pasif. Anggota gerak pada hewan yang hidup di darat biasanya berupa kaki dan sayap, sedangkan pada hewan yang hidup di air berupa sirip. Untuk dapat bergerak memerlukan tiga hal yaitu Propulsion (Penyebab gerak ke arah yang dituju), Suport (Kegiatan tubuh yang melawan tempat hidup/medium), Stabilias (Kemampuan memulihkan keseimbangan yang hilang pada waktu melakukan gerak).

Gerak pada Mikroorganisme

Contoh: Chlamydomonas bergerak mendekati cahaya (fototoksis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *